LAN Chat dengan Pidgin

Alkisah, saya butuh chatting lewat LAN kantor. Jadi mulailah googling dengan kata kunci “chat server ubuntu”, terus apt-cache search irc, pernah nyoba juga Qchat dan tidak berhasil.

Beberapa orang menyarankan Openfire sebagai server chat. Akhirnya menemukan bahwa Pidgin bisa digunakan untuk chat di LAN dengan bonjour. Karena saya perlu chat dengan teman saya yang pake M$ Windows, di Windows itu harus dipasangi Apple Bonjour. Sesudah itu dipasangi Pidgin versi Windows. Saya pake Ubuntu, langsung bisa digunakan, katanya karena ada “avahi”. Terus buat akun im baru di pidgin, pilih protokol bonjour. Bisa deh ngechat di LAN, gak usah pake openfire :)

Kekurangannya, nama yang ditampilkan adalah nama user pada sistem, misalnya user evran dengan nama asli Evran Dwinata akan ditampilakan sebagai Evran Dwinata, user Administrator pada Wingdows akan ditampilakan sebagai Administrator. Juga Pidgin menghapus log chat setelah quit dari aplikasi.

Posted in ubuntu. 1 Comment »

Mengakses Shared Printer milik WinXP dari Ubuntu Hardy

Hari ini saya lagi beruntung, sukses menyambungkan notebook Ubuntu saya dengan printer milik WinXP rekan kerja sebelah. Koneksi didapat dengan kabel LAN yang di-cross. Setelah settting IP beres dan bisa nge-ping, selanjutnya menginstall samba dan libpam-smbpass. Karena system-config-printer bawaan Hardy tidak bisa (baca: menyusahkan saya) menyetting LAN printer, kemudian memasang gnome-cups-manager dan libgnomecupsui. Setelah menjalankan service cups, dari menu System > Administration > Printing, pilih menu Add Printer, pilih Network Printer, pilih Windows Printer (SMB), isikan alamat IP komputer target, nama printer_yang_disharing, username saya dan password saya (apaan nih!), dilanjutkan memilih driver (HP Laserjet 6L), dan selanjutnya dia muncul di daftar printer (sebagaimana tutorial di majalah InfoLINUX). Print-test-page mengasilkan cetakan Ubuntu… hore…

Oops, hampir lupa, saya menggunakan printer ini untuk mencetak dari MS Office via Wine :)

Transfer file dari host Ubuntu Linux ke guest OS WinXP di vmware

Download vsftpd dari repository ubuntu:
Ini paket untuk ubuntu gutsy

klik dua kali untuk menginstalnya dengan gdebi.

edit file konfigurasinya:
$ sudo gedit /etc/vsftpd.conf

buang # di depan pilihan:

#local_enable=YES
#write_enable=YES
#chroot_local_user=YES

sehingga menjadi:

local_enable=YES
write_enable=YES
chroot_local_user=YES

restart vsftpd dengan perintah:
$ sudo /etc/init.d/vsftpd restart

periksa apakah vsftpd telah jalan:
$ ps ax | grep vsftpd

seharusnya ada baris:
/usr/bin/vsftpd

buka file /etc/vmware/config, perhatikan pada baris pertama alamat ip untuk ethernet host only, misalnya 192.168.97.1

Sekarang jalankan vmware, pada tab Windows XP Professional, lihat bagian Device ethernet 1
atur menjadi Host Only, kemudian hidupkan virtual machinenya (Windows),

Buka Windows Explorer atau Internet Explorer,
pada addres bar ketikkan:
ftp://evran@192.168.97.1
masukkan pasword user ketika diminta, seharusnya muncul semua file yang ada di direktori
/home/evran pada linux, dan bisa copy paste dari explorer pada Windows.

Kopikan file yang hendak diedit ke My Documents, buka pakai MS Word misalnya, anggaplah filenya
tugas.doc, kalau sudah selesai, simpan trus kopikan lagi file tersebut dari My Documents ke jendela explorer yang menuju kealamat ftp://evran@192.168.97.1 tadi.

Dari linux, file yang tadi dimasukkan dari windows akan ada pada /home/evran/tugas.doc

Menu XFCE sebesar menu Gnome

Penasaran sekali karena menu XFCE pada Dreamlinux ukurannya tidak seperti menu XFCE pada Ubuntu.
Setelah mencari pengaturan di sana-sini, ternyata ada pada gtkrc. Jadi tinggal mengedit /usr/share/themes/Human/gtk-2.0/gtkrc (dan gtkrc-gtkrc milik theme lainnya, jika mau) dengan menambahkan baris:

gtk-icon-sizes = "panel-menu=24,24:gtk-menu=24,24:panel=24,24"

setelah itu restart XFCE (ieaitu logout dan login kembali). Sekarang menu XFCE menjadi seukuran menu Gnome.

Mencurangi game Battle for Wesnoth

Penasaran karena susah memenangi game Battle for Wesnoth, curangi aja.

Caranya, mainkan salah satu campaign, setelah itu nonaktifkan pilhan binary save dari Menu > Preferences > Advance. Setelah itu simpan permainan dengan memilih Menu > Save. Keluar dari permainan dengan memilih Menu > Quit.

Edit file permainan yang tadi disimpan di folder ~/.wesnoth/saves/NamaFile, cari kata gold, tambahkan jumlah emas secukupnya. Pastikan Anda tidak menambahkan emas kepada musuh. Setelah itu kembali ke permainan, pilih menu Load, arahkan ke file permainan yang tadi diedit. Setelah itu mainkan, seharusnya jumlah emas Anda sekarang bertambah.

Senang rasanya bisa mengalahkan Asheviere.